close
Banner iklan disini

Pengertian Kata Serapan dan Contohnya

Saturday, February 17th, 2018 - Bahasa

Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang bisa dibilang sangat fleksible, hal ini dilihat dari bila bahasa lain memiliki suatu ‘kata’ yang tidak ada penggantinya langsung pada bahasa Indonesia maka tidak lama kemudian akan ada kata baru untuk mengartikannya. Berhubungan dengan itu, kali ini kita akan membahas pengertian kata serapan beserta contohnya.

Apa yang dimaksud dengan kata serapan?

Tidak ada bahasa yang tidak memiliki sifat dinamis, hal ini karena masyarakat sebagai pengguna bahasa itu sendiri terus mengalami perubahan yang secara langsung akan berpengaruh dengan bahasa yang digunakan. Bahasa Indonesia bisa dibilang merupakan bahasa yang terbuka dengan pembaruan sebagaimana terlihat di era modern dengan adanya proses penyerapan bahasa asing (bukan bahasa Indonesia) ke dalam bahasa Indonesia. Hal ini terlihat dengan banyaknya istilah baru yang bermunculan, seperti ‘unduh’ yang merupakan bahasa Indonesia dari kata ‘download’.

Meski begitu dalam perubahan bahasa dalam masyarakat, melewati proses dan tahapan penyerapan bahasa dan istilah. Untuk mengurai lebih lanjut, pada artikel ini kita akan memberikan pengertian tentang kata serapat. Tidak hanya itu, akan dijelaskan pula tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh suatu istilah baru, yang akan diserap ke dalam Bahasa Indonesia. Dan untuk membuat kita lebih paham, juga akan diberikan beberapa contoh kata serapan.

Pengertian Kata Serapan

Kata serapan dalam bahasa Indonesia adalah kata yang bersumber dari bahasa lain (bisa bahasa daerah/bahasa luar negeri) yang kemudian ejaan, ucapan, dan tulisannya disesuaikan dengan penuturan masyarakat Indonesia untuk memperkaya kosa kata dan mencari padanan kata yang tepat. Dalam bahasa yang digunakan setiap masyarakat, tentunya memiliki setiap kata unik untuk mengungkapkan gagasan, perasaan, mengacu kepada suatu benda atau kejadian tersendiri. Hal itu akan menghadirkan kata-kata yang dihasilkan melalui kesepakatan masyarakat itu sendiri umumnya mencukupi keperluan itu, namun manakala terjadi hubungan dengan masyarakat bahasa lain, sangat mungkin muncul gagasan, konsep, atau barang baru yang datang dari luar budaya masyarakat itu. Dengan sendirinya juga diperlukan kata baru.

Salah satu cara memenuhi keperluan itu—yang sering dianggap lebih mudah—adalah mengambil kata yang digunakan oleh masyarakat luar yang menjadi asal hal ihwal baru itu.

Akan tetapi cara pengucapan atau cara penulisan kata serapan itu harus disesuaikan dengan kaidah standar atau baku sesuai dengan EYD. Proses penyerapan itu bisa dilakukan dengan atau tanpa mengubah kata-kata asli dari bahasa asing, dan hanya menyesuaikan ejaan atau lafal.

Penyesuaian penyerapan bahasa itu dilakukan berdasarkan pada ketentuan berikut;

  • Istilah serapan yang dipilih lebih cocok karena konotasinya
  • Istilah serapan yang dipilih lebih singkat jika dibandingkan dengan terjemahan Indonesianya.
  • Istilah serapan yang dipilih dapat mempermudah tercapainya kesepakatan jika istilah Indonesia terlalu banyak sinonimnya.

Asal Kata Serapan

Penyerapan kata pada bahasa Indonesia bersumber dari berbagai bahasa, diantaranya adalah Arab, Belanda, China, Hindi, Inggris, Parsi, Portugis, Sanskerta-Jawa Kuna, dan Tamil. Namun di antara bahasa-bahasa di atas, ada beberapa yang tidak lagi menjadi sumber penyerapan kata baru yaitu bahasa Tamil, Parsi, Hindi, dan Portugis. Kedudukan bahasa itu digantikan oleh bahasa Inggris yang penggunanya lebih mendunia. Meski begitu saat ini rujukan kata serapan tidak hanya dari bahasa Inggris saja. Bahasa Jepang saat ini juga tampak memiliki potensi sebagai sumber penyerapan.

Kata-kata serapan yang berasal dari bahasa Sanskerta-Jawa Kuna misalnya acara, bahtera, cakrawala, darma, gapura, jaksa, kerja, lambat, menteri, perkasa, sangsi, tatkala, dan wanita.

Contoh Kata Serapan

Sebagai pelengkap referensi tentang kata serapan, berikut disajikan beberapa contoh kata serapan:

No. Kata Asal Kata Serapan Bahasa Asal
1. Abad Abad Arab
2. Algoz Algojo Portugis
3. Acar Acar Parsi
4. Almanak Almanak Arab
5. Ajian Mantra Jawa Kuno
6. Angkara Murka Jawa Kuno
7. Amateur Amatir Belanda
8. Atleet Atlet Belanda
9. Actor Aktor Inggris
10. Aquarium Akuarium Inggris
11. Allergy Alergi Inggris
12. Ballpoint Bolpen Inggris
13. Ballon Balon Inggris
14. Boetiek Butik Belanda
15. Baligh Baligh Arab
16. Bakiak Bakiak China
17. Banco Bangku Portugis
18. Bolo Bolu Portugis
19. Cuba Coba Jawa Kuno
20. Chocolade Coklat Belanda
21. Coin Koin Inggris
22. Community Komunitas Inggris
23. Copy Salin Inggris
24. Conducive Kondusif Inggris
25. Data Data Inggris
26. Discount Diskon Inggris
27. Director Direktur Inggris
28. Docent Dosen Belanda
29. Duraka Durhaka Jawa Kuno
30. Diwasa Dewasa Jawa Kuno
31. Encang Paman Belanda
32. Egoistisch Egois Belanda
33. Edition Edisi Inggris
34. Embryo Embrio Inggris
35. Essay Esai Inggris
36. Erosion Erosi Inggris
37. Export Ekspor Inggris
38. Etiquette Etiket Belanda
39. Enzyme Enzim Inggris
40. Ijs Es Belanda
41.. Hotel Hotel Belanda
42. Garem Garam Jawa Kuno
43. Ilmu Ilmu Arab
44. Halal Halal Arab
45. Haram Haram Arab
46. Istana Istana Parsi
47. Kadai Kedai Tamil
48. Kahabar Kabar Arab
49. Lafazh Lafal Arab
50. Maqalatun Makalah Arab
51. Rizqi Rezeki Arab
52. Petti Peti Tamil
53. Ulogam Logam Tamil
54. Zakarotil Sekarat Arab
55. Zhalim Lalim Arab
Pengertian Kata Serapan dan Contohnya | adminmu | 4.5
loading...