Cara Menghitung Nilai IP dan IPK

Cara Menghitung Nilai IP dan IPK – Di perguruan tinggi, penilaian hasil belajar setiap semester dari mahasiswa menggunakan sistem Indeks Prestasi (IP) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Indeks prestasi, biasa disingkat IP, adalah salah satu alat ukur prestasi di bidang akademik/pendidikan. Meskipun bernama “indeks”, IP sebenarnya bukanlah indeks dalam pengertian sebenarnya, melainkan semacam rerata terboboti.

Penggunaan IP di Indonesia memiliki perbedaan untuk tingkat dasar-menengah dan tingkat pendidikan tinggi. Sistem ini menggantikan sistem rata-rata yang dipakai sampai Kurikulum 1875. Semenjak Kurikulum 1984 berlaku, IP dipakai untuk mengevaluasi pencapaian siswa atau mahasiswa.

IP maupun IPK ini merupakan hal yang sangat penting dan selalu dibahas setiap akhir serta awal semester. Nilai IP dan IPK sangat berpengaruh terhadap kelangsungan pendidikan seorang mahasiswa di perguruan tinggi maupun masa depan mahasiswa tersebut. Nilai IPK menjadi penentu dan dasar tolak ukur untuk menerima orang itu ketika melamar bekerja ke suatu perusahaan atau instansi. Walaupun sangat penting, ternyata banyak mahasiswa yang tidak mengetahui cara menghitung nilai IP/IPK, dalam artikel ini akan dibahas dan dijelaskan cara menghitung IP/IPK.

Apa itu IP/IPK (Indeks Prestasi/Kumulatif)

IP dan IPK merupakan dua hal yang berbeda. Pengertian dari IP merupakan nilai akhir yang didapat seorang mahasiswa dalam satu semester, sedangkan IPK merupakan nilai total dari seluruh mata kuliah yang telah diambil atau jumlah semester yang telah dilalui seorang mahasiswa.

Pada tingkat pendidikan tinggi, IP dihitung sebagai rerata norma nilai yang diperoleh seorang mahasiswa pada mata kuliah tersebut setelah diberi bobot dengan “Angka Kredit”. Norma nilai berkisar antara 4 (A, terbaik) sampai 0 (E, gagal). Angka Kredit ditentukan besarnya (biasanya 1 sampai 4 Satuan Kredit Semester/SKS) berdasarkan bobot setiap mata kuliah. Bobot ini ditentukan berdasarkan pentingnya mata kuliah tersebut dalam membentuk kompetensi lulusan. IP dihitung untuk setiap semester.

Indeks Prestasi Kumulatif
adalah penghitungan IP dengan menggabungkan semua mata kuliah yang telah ditempuh sampai suatu semester tertentu.

Indeks Prestasi Semester
atau biasa disebut dengan IP adalah penghitungan IP dengan semua mata kuliah yang telah ditempuh untuk tiap semester tertentu.

Apa saja pengaruh nilai IP dan IPK Terhadap Mahasiswa?

Nilai IP akan menentukan berapa banyak SKS (sistem kredit semester) yang bias diambil pada semester selanjutnya. Sementara itu, IPK biasanya menjadi acuan untuk masuk ke dunia kerja. Umumnya, setiap perusahaan menetapkan nilai IPK minimum sebagai syarat untuk melamar pekerjaan. Semakin besar nilai IPK seorang mahasiswa, peluangnya untuk diterima di sebuah perusahaan juga semakin besar.

Hal yang Mempengaruhi Nilai IP dan IPK

Mungkin banyak yang bertanya, apa sih yang memengaruhi nilai IPK? Yang memengaruhi nilai IPK adalah nilai IP dan mutu nilai setiap mata kuliah. Semakin bagus mutu nilai setiap mata kuliah, tentu nilai IPK seorang mahasiswa akan lebih tinggi. Apalagi kalau mutu nilai bagus itu didapat pada mata kuliah berbiji nilai tinggi dan SKS yang besar. Mutu nilai itu terdiri dari A (berbiji 4), B (3), C (2), D (1), dan E (0).

Cara Menghitung IP dan IPK

Cara menghitung IP sangat mudah. Sebelum menghitung IPK dan mendapat hasilnya, harus diketahui dahulu cara menghitung IP. Nilai IP bisa diketahui dengan cara membagi jumlah Total Nilai (TN) dengan jumlah Total SKS (TK).

TN merupakan hasil perkalian dari biji nilai dengan SKS. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, setiap mata kuliah pasti memiliki SKS, mutu, dan biji. Misal, mata kuliah z mutu nilainya A (biji 4) dan SKS 3. Jadi nilainya adalah 12.

Contoh Soal Menghitung IPK

Langkah Pertama, sebelumnya harus diketahui dulu perwakilan angka dari nilai huruf yang didapatkan, yaitu seperti berikut ini

  • Nilai A = 4
  • Nilai B = 3
  • Nilai C = 2
  • Nilai D = 1 (tidak lulus)
  • Nilai E atau F = 0 (juga tidak lulus. Jadi kamu harus mengulang ujian / mata kuliah tersebut)

Langkah Kedua, harus diketahui rumus menghitung mutu sebuah mata kuliah, yaitu SKS x nilai mata kuliah.

Misalnya, SKS mata kuliah Kewarganegaraan adalah 3. Trus, pada suatu semester, kamu mendapatkan nilai B untuk mata kuliah tersebut. Maka mutu mata kuliah Kewarganegaraan adalah 3 (karena SKS-nya 3) dikali 3 (karena nilai B = 3).

Jadi IP mata kuliah Kewarganegaraan untuk semester itu adalah 3 x 3 = 9.

Langkah Ketiga, harus diketahui rumus menghitung Indeks Prestasi per semester (IP atau IPS), yaitu TOTAL MUTU DIBAGI TOTAL SKS

Misalnya, dalam satu semester, mengambil lima mata kuliah, dan nilai akhir kamu adalah begini:

Mata kuliah a, SKS 3: A. Berarti mutunya 12.
Mata kuliah b, SKS 2: B. Berarti mutunya 6.
Mata kuliah c, SKS 4: A. Berarti mutunya 16.
Mata kuliah d, SKS 3: C. Berarti mutunya 6.
Mata kuliah e, SKS 2: B. Berarti mutunya 6.

Total mutunya = 46.
Total SKSnya = 14

Berarti IP untuk semester tersebut adalah 46 dibagi 14 = 3.28.

Setelah tahu semuanya dapat dicari berapa nilai IPK atau nilai prestasi secara keseluruhan selama berkuliah.

1. Jumlahkan semua nilai jumlah mutu setiap mata kuliah yang kamu ambil, dalam satu semester. Mulai dari semester pertama, hingga semester akhir;
2. Bagi jumlah mutu tersebut dengan jumlah SKS semua mata kuliahnya.

Misalnya,

Jumlah mutu IP semester 1 = 41
SKS yang kamu ambil di semester 1 = 12

lalu,

Jumlah mutu IP semester 2 = 38
SKS yang kamu ambil di semester 2 = 12

Maka IPK adalah: (41 + 38) : (12 + 12) = 3,29

Kata Kunci :

  • Apakah nilai f berpengaruh besar terhadap ip
  • cara menghitung ipk

Leave a Comment