site traffic analytics

Cara Menghitung NPV



Di kesempatan kali ini, kita akan kembali membahas mengenai salah satu bidang ekonomi, yaitu Cara Menghitung NPV yang merupakan singkatan dari Net Present Value. Sering mendengar istilah Net Present Value? Atau NPV? Bagi mahasiswa ekonomi, manajemen bisnis, dan akuntansi mungkin tidaklah asing dengan penyebutan kata tersebut. Net Present Value (NPV) merupakan salah satu dari sekia banyak metode penganggaran modal yang dapat digunakan unuk mengevaluasi proyek investasi atau bisnis. Analisis ini mungkin tak jauh beda dengan Break Event Point (BEP), hanya berbeda variabel dalam perhitungannya. NPV juga diartikan sebagai selisih antara pengeluaran dan pemasukan yang telah didiskon menggunakan social opportunity cost of capital (sebagai diskon faktor). Yang dengan kata lain adalah arus kas yang diperkirakan pada masa yang akan datang, yang sebenarnya didisko pada saat ini.

NPV IRR Calculator

NPV ini adalah penlian keuangan bersih pada perusahaan setelah dikurangi oleh biaya lainnya, yang dijadikan sebagai acuan layak tidaknya keuangan perusahaan. Untuk menghitungnya, diperlukan data tentang perkiraan biaya serta perkiraan manfaat atau benefit dari proyek yang sedang direncanakan. NPV dihitung menggunakan arus kas diskon dalam analisis yang menghasilkan nilai sekarang bersih yang benar atau paling benar yang mempertimbangkan biaya dan resiko. Hal ini berarti mengevaluasi arus kas yang diperkirakan akan disampaikan suatu proyek. Jika hasilnya positif, maka perusahaan harus berinvestasi. Namun, apabila negatif, maka perusahaan disarankan untuk tidak berinvestasi pada proyek tersebut.

Cara Menghitung NPV

Rumus NPV

PV = C1 (1 + r)

 

Di mana:

C1, uang yang akan diterima di tahun ke-1

r, discount rate opportunty cost of capital

Sedangkan,

NPV = C0 + ( C1 (1 + r))

 

Di mana:

C0 merupakan jumlah uang yang diinvestasikan (bilangan bersifat negatif karena ini adalah pengeluaran)

Contoh Soal Perhitungan NPV

Auditor PT. Mandiri Arta menganalisis 2 usulan proyek investasi yang bersifat mutually exclusive. Dana yang dibutuhkan berkisar Rp.120.000.000,- dari masing-masing investasi dan biaya modal (cost of capital) yang ditetapkan adalah 2%. Tentukan proyekinvestasi yang paling baik dari data proyek tersebut!

Penyelesaiannya ialah…

  • NPV A = [10.000.000 (1+5%)1] + [21.000.000 (1+2%)2] – 12.000.000

= 9.803.000,9 + 20.184.000,5 – 12.000.000

= 17.988.000,4

  • NPV B = [15.000.000 (1+2%)1] + [22.500.000 (1+2%)2] – 12.000.000

= 14.705.000,9 + 21.626.000,3 – 12.000.000

= 24.332.000,2

Dari hasil tersebut, maka proyek yang layak atau baik untuk dikerjakan adalah proyek B dengan alasan keuntungannya lebih besar jika dibandingkan dengan proyek A.

Hasil dari analisis NPV dapat pembaca digunakan untuk memilih mana proyek yang paling menguntungkan dan layak untuk diinvestasikan. Semoga bermanfaat!

Leave a Comment