Cara Menghitung IPK

Cara Menghitung IPK

Bagi mahasiswa, nilai IP dan IPK tentu sudah tidak asing lagi. Bahkan terkadang mereka kuliah mati-matian, hanya untuk mendapatkan nilai IP dan IPK yang tinggi, karena memiliki kebanggan tersendiri jika dapat nilai IP dan IPK yang termasuk kategori tinggi, disamping dapat membuatnya bangga, hal itu juga mereka asumsikan sebagai tolok ukur pasti, untuk cepat mendapatkan pekerjaan yang bagus. Sekarang kita akan membahas beberapa hal terkait yang berhubungan dengan IP dan IPK.

Definisi IP

IP atau IPS (indeks prestasi semester) Merupakan salah satu alat ukur prestasi seorang mahasiswa didalam perguruan tinggi didalam satu semester. Jika ditingkat sekolah, IP ini sama dengan nilai raport untuk mahasiswa.

Definisi IPK

IPK adalah suatu mekanisme penilaian keseluruhan indeks prestasi terhadap mahasiswa selama masa kuliah. IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) merupakan nilai akumulatif, sedangkan IP adalah nilai untuk satu semester saja.

Pengertian SKS

Singkatan dari satuan kredit semester. SKS digunakan umumnya digunakan diperguruan tinggi, dengan ini mahasiswa dimungkinkan untuk memilih sendiri mata kuliah yang akan mereka ambil dalam satu semester.

Cumlaude

Cumlaude berasal dari bahasa latin yang berarti pujian. Cumlaude merupakan predikat yang diberikan perguruan tinggi jika nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) >3,50.

Sistem penilaian didalam Perkuliahan

Sistem penilaian mata kuliah umumnya adalah hasil konversi. Sebagai contoh, jika mata kuliahmu mendapat nilai 80 maka nilai tersebut diubah menjadi A. Sementara nilai 75 dikonversi menjadi B. Berikut ini adalah batas standar nilai umum yang berlaku di perguruan tinggi Negara kita.

Rentang Nilai Huruf Mutu Angka Mutu Predikat
80-100 A 4 Sangat Baik
68-79,99 B 3 Baik
56-67,99 C 2 Cukup
45-55,99 D 1 Kurang
0-44,99 E 0 Gagal

 

Cara menghitung IP

Sekarang bagaimana cara kita menghitung IP? Pertama kita harus menghitung dulu berapa nilai IP yang diperoleh dengan membagi total nilai (TN) dengan jumlah Total SKS (TK). Setiap mata kuliah yang ada, tentu saja memiliki sks mutu dan biji yang berbeda-beda. Contohnya misalnya saja mata kuliah S mutu nilainya A (biji 4) dan SKS 3, jadi nilainya adalah 12.

Jumlah Total SKS (TK) adalah hasil jumlah dari seluruh SKS dari setiap mata kuliah yang diambil seorang mahasiswa dalam satu semester. Misal saja seorang mahasiswa mengambil 6 mata kuliah dalam satu semester yakni mata kuliah A ( 3SKS), B (3 SKS), C (3 SKS), D (3 SKS), E (3 SKS), F (3 SKS), jadi TK yang diambil mahasiswa dalam satu semester adalah (3+2+3+2+3+2=18 SKS).

Contoh Menghitung IP :

Mata kuliah K: SKS 3 dengan Skor A (4). Nilainya adalah 12 (3 x 4)

Mata kuliah L: SKS 3 dengan Skor B (3). Nilainya adalah 9

Mata kuliah M: SKS 3 dengan Skor C (2). Nilainya adalah 6

Mata kuliah N: SKS 3 dengan Skor A (4). Nilainya adalah 12

Mata kuliah O: SKS 3 dengan Skor B (3). Nilainya adalah 9

Mata kuliah P: SKS 3 dengan Skor C (2). Nilainya adalah 6

Total Nilai = 12 + 9 + 6 + 12 + 9 + 6 = 54

Total SKS = 3 + 3 + 3 + 3 + 3 + 3 = 18

Jadi IP mahasiswa itu adalah TN (54) ÷ TK (18) = 3.00

 

Cara menghitung IPK

Ok, sesudah kita tahu caranya menghitung IP, sekarang bagaimanakah cara menghitung IPK? Cara menghitung IPK lebih mudah dari IP, yaitu total IP (TI) dibagi dengan total semester (TS).

Contoh : 

Nilai IP SMT 1 = 3.00

Nilai IP SMT 2 = 3.50

Nilai IP SMT 3 = 3.20

Nilai IP SMT 4 = 3.00

Nilai IP SMT 5 = 3.50

Nilai IP SMT 6 = 2.50

Nilai IP SMT 7 = 2.75

Nilai IP SMT 8 = 3.50

TI = 3.00 + 3.50 + 3.20+ 3.00 + 3.50 + 2.50 + 2.75 + 3.50 = 24.95

TS = 8

Jadi, IPK Mahasiswa tersebut adalah TI (24,95) + TS (8) = 3.11

Sekiranya begitulah penjelasan mengenai IP, IPK sekaligus tata cara dan rumus menghitung IP dan IPK. Semoga yang saya sampaikan bermanfaat untuk anda semua.

Leave a Comment